The Ardjuna Hotel Boutique and Spa Bandung

Posted by azepdyze On November - 21 - 2009

Residence of Leisure The Ardjuna Hotel
Extravagant the ultimate getaway to the alluring atmosphere of Bandung. Recently renovated luxury hotel proffer a revitalizing renovation which gives the hotel a totally new character and identity. For those who loves a modern living, The Ardjuna Offers a one stop hospitality ideas where chic of a new trend features [...]

Komodo National Park – Travel Guides

Posted by azepdyze On July - 16 - 2009

Komodo National Park, the last remaining habitat of the world’s largest lizard, is one of the most unique and beautiful places on the planet. Consisting of island groups and their surrounding waters, the Park is widely recognized as an outstanding storehouse of globally significant terrestrial and marine biodiversity and, in [...]

Bali – The Island of Gods Travel Guides

Posted by azepdyze On July - 7 - 2009

It is a paradise island for all visitors and a world of Hinduism temples. Bali is a most favorite holiday destination for everyone from all part of the world. Bali offers peaceful place, great fun, relaxation for those who want to escape themselves and the family from the [...]

Bandung and Vicinity | West Java Travel Guides

Posted by azepdyze On July - 7 - 2009

BANDUNG INTRODUCTION
Bandung is the capital of West Java in Indonesia. Bandung is 180 kilometres south-east from Jakarta Today Bandung has a population of 2 million people, the Bandung area an extimated 4 million. Bandung [...]

Borobudur Temples Central Java Travel Guides

Posted by azepdyze On July - 7 - 2009

BOROBUDUR BUDDHIST TEMPLE OF CENTRAL JAVA
Borobudur is a ninth century Mahayana Buddhist monument in Central Java, Indonesia. The monument comprises six square platforms topped by three circular platforms, [...]

Jakarta City Hotels Information

Posted by azepdyze On July - 7 - 2009

Arriving to Jakarta
Arriving to Jakarta, you will be entering Indonesia through the Soekarno-Hatta International Airport also known locally as “Cengkareng” (because of its location) provides you with a glimpse of what is to follow. That is to say the airport looks like a modern, international airport. However, with few exceptions, it is not as convenient [...]

FreeBSD Kernel Upgrade Release ke Stable

Posted by azepdyze On May - 7 - 2009ADD COMMENTS

Tadi malem akhirnya maen-maen lagi ama FreeBSD 6.2 , Setelah sempat bingung mau ngapain dengan FreeBSD akhirnya iseng-iseng mau klo upgrade kernelnya yang dari Release ke Versi Stable-nya.

Oke langsung aja mumpung masih pagi and seger ingatannya nech :)) Tapi sebelum meng-upgrade kernel ke versi stable, portsnap dan cvsup wajib di install dulu dech… buat ngambil package-package kernelnya dari CVSUP Server FreeBSD.

Yups, jadinya bener banget untuk meng-upgrade kenel ini dibutuhkan koneksi internet yang lumayan lah… asal jangan koneksi dial up bisa lumutan ntar ngunggunya :))

Installasi CVSUP :

# whereis cvsup-without-gui
cvsup-without-gui: /usr/ports/net/cvsup-without-gui
# cd /usr/ports/net/cvsup-without-gui/
# make install clean

Tunggu sampe selesai installasinya… lumayan lama seh tergantung koneksi internet yang dipake tentunya :(

Jika udah selesai update ports-nya dan juga stable ports-nya tapi sebelumnya copy dulu file ports-supfile dan stable-supfile ke directory /etc dengan menjalankan perintah :

#rehash
#cp /usr/share/examples/cvsup/ports-supfile /etc/
#cp /usr/share/examples/cvsup/stable-supfile /etc/

Edit ke-2 file CVSUP yang tadi dicopykan ke directory /etc dengan memasukan konfigurasi server cvsup yang terdekat dan tercepat, disini kebetulan menggunakan cvsup singapur (cvsup.sg.freebsd.org) :

# ee /etc/ports-supfile
# ee /etc/stable-supfile

pada bagian -

*default host=CHANGE_THIS.FreeBSD.org

silahkan ganti dengan CVSUP server yang mau digunakan ! saya memberi rekomendai untuk menggunakan beberapa cvsup server yang saya tahu, silahkan pilih salah satunya :

  1. cvsup.sg.FreeBSD.org
  2. cvsup.id.FreeBSD.org
  3. cvsup.jp.FreeBSD.org

disini saya menggunakan cvsup server miliknya singapur (cvsup.sg.FreeBSD.org) karena dari ISP yang saya gunakan lebih dekat dan cepat menggunakan cvsup server ini.

jadi setelah di edit akan tampak seperti

*default host=cvsup.sg.FreeBSD.org

sekarang silahkan save dan keluar dari editor dengan menekan [Esc] dan [Enter] dua kali.

Jika ke-2 file sudah di edit selanjutnya tinggal menjalankan update ports-nya :

#cd etc
#cvsup -g -L 2 ports-supfile && cvsup -g -L 2 stable-supfile

Silahkan menunggu lagi… coz ini memakan waktu yang lama … :((

Jika selesai dikonfigurasi selanjutnya tinggal di upgrade :

#cd /usr/src
# make buildworld
# make buildkernel KERNCONF=ROUTER
# make installkernel KERNCONF= ROUTER
# make installworld
# reboot

*ROUTER adalah nama kernel yang telah saya konfigurasi dan akan saya upgrade ke stable. Tapi jika Anda tidak ingin melakukan konfigurasi dengan kernel anda dan hanya ingin men-upgradenya ke stable saja dapat melakukannya dengan perintah :

#cd /usr/src
#make buildworld && make buildkernel
#make installkernel && reboot

Sekarang silahkan lihat apakah kernelnya udah beribah ! gunakan perintah uname -a


Subnetting

Kita juga harus menguasai konsep subnetting untuk mendapatkan IP address baru, dimana dengan cara ini kita dapat membuat network ID baru dari suatu network yang kita miliki sebelumnya. Subnetting digunakan untuk memecah satu buah network menjadi beberapa network kecil.

Untuk memperbanyak network ID dari suatu network id yang sudah ada, dimana sebagaian host ID dikorbankan untuk digunakan dalam membuat ID tambahan

Ingat rumus untuk mencari banyak subnet adalah 2 n – 2
N = jumlah bit yang diselubungi

Dan rumus untuk mencari jumlah host per subnet adalah 2 m – 2
M = jumlah bit yang belum diselubungi


Contoh kasus dengan penyelesaian I :

Ip address 130.200.0.0 dengan subnet mask 255.255.224.0 yang diidentifikasi sebagai kelas B.

Subnet mask : 11111111.11111111.11100000.00000000
3 bit dari octet ke 3 telah digunakan , tingal 5 bit yang belum diselubungi maka banyak kelompok subnet yang bisa dipakai adalah kelipatan 2 5 = 32 (256 – 224 = 32)
32 64 96 128 160 192 224

Jadi Kelompok IP yang bisa digunakan dalah ;

130.200.0.0 – 130.200.31.254 ? subnet loopback
130.200.32.1 – 130.200.63.254
130.200.64.1 – 130.200.95.254
130.200.96.1 – 130.200.127.254
130.200.128.1 – 130.200.159.254
130.200.160.1 – 130.200.191.254
130.200.192.1 – 130.200.223.254

Contoh kasus dengan penyelesaian II :

Terdapat network id 130.200.0.0 dengan subnet 255.255.192.0 yang termasuk juga kelas B, cara lain untuk menyelesaikannya adalah ;

• Dari nilai octet pertama dan subnet yang diberikan, dapat diketahui IP address adalah kelas B yang octet ketiga diselubungi dengan angka 192…
• Hitung dengan rumus (4 oktet – angka yang diselubung) 256 – 192 = 64
• Jadi kelompok subnet yang dapat dipakai adalah kelipatan 64 dan 128.

Jadi kelompok ip yang dapat dipakai adalah
130.200.64.1 sampai 130.200.127.254
130.200.128.1 sampai 130.200.199.254

Kasus ;
Kita memiliki kelas B dengan network ID 130.200.0.0 dengan subnet mask 255.255.224.0

Dengan cara yang sama diatas sebelumnya ;
• Dari nilai octet pertama dan subnet yang diberikan dapat diketahui IP address adalah kelas B dengan octet ketiga terseluibung dengan angka 224
• Hitung dengan rumus (256-224) =32
• Jadi kelompok subnet yang dapat dipakai adalah kelipatan 32 yaitu 64 96 128 160 192

Dengan demikian, kelompok IP address yang dapat dipakai adalah ;
130.200.32.1 sampai 130.200.63.254
130.200.64.1 sampai 130.200.95.254
130.200.96.1 sampai 130.200.127.254
130.200.128.1 sampai 130.200.159.254
130.200.160.1 sampai 130.200.191.254
130.200.192.1 sampai 130.200.223.254

Kasus :

misalkan kita menggunakan kelas C dengan network address 192.168.81.0 dengan subnet mask 255.255.255.240, maka

• Dari nilai octet pertama dan subnet yang diberikan dapat diketahui IP address adalah kelas C dengan oktat ketiga terselubung dengan angka 240
• Hitung (256 – 240) = 16
• Maka kelompok subnet yang dapat digunakan adalah kelipatan 16, yaitu 16 32 48 64 80 96 112 128 144 160 176 192 208 224

Maka kelompok IP address yang dapat digunakan adalah ;

192.168.81.17 sampai 192.168.81.20
192.168.81.33 sampai 192.168.81.46
192.168.81.49 sampai 192.168.81.62
192.168.81.65 sampai 192.168.81.78
192.168.81.81 sampai 192.168.81.94
192.168.81.97 sampai 192.168.81.110
192.168.81.113 sampai 192.168.81.126
192.168.81.129 sampai 192.168.81.142
192.168.81.145 sampai 192.168.81.158
192.168.81.161 sampai 192.168.81.174
192.168.81.177 sampai 192.168.81.190
192.168.81.193 sampai 192.168.81.206
192.168.81.209 sampai 192.168.81.222
192.168.81.225 sampai 192.168.81.238

Firewall untuk Router Mikrotik

Posted by azepdyze On May - 7 - 2009ADD COMMENTS

Untuk mengamankan router mikrotik dari traffic virus dan excess ping dapat digunakan skrip firewall berikut

Pertama buat address-list “ournetwork” yang berisi alamat IP radio,  IP LAN dan IP WAN atau IP lainnya yang dapat dipercaya

Dalam contoh berikut alamat IP radio adalah = 10.0.0.0/16, IP LAN = 192.168.2.0/24 dan IP WAN = 203.89.24.0/21 dan IP lainnya yang dapat dipercaya = 202.67.33.7

Untuk membuat address-list dapat menggunakan contoh skrip seperti berikut ini tinggal disesuaikan dengan konfigurasi jaringan Anda.

Buat skrtip berikut menggunakan notepad kemudian copy-paste ke console mikrotik:

/ ip firewall address-list
add list=ournetwork address=203.89.24.0/21 comment=”CGD Network”
disabled=no

Read the rest of this entry »

Manual Mount NTFS to Linux Ubuntu

Posted by azepdyze On May - 2 - 2009ADD COMMENTS

your partition [ /media/ ntfs-3g defaults,locale=en_US.utf8 0 0 ]

NOTE: If it displays your NTFS partition with a UUID, you can check the relevant device location by running one of the following commands. It is OK (and even advisable) to keep the UUID setup if that is what already exists.sudo blkid
ls -l /dev/disk/by-uuid/

Replace with the name of the partition you identified earlier. Replace with the location you would like the partition to be mounted at, so you have something like /media/windows or /media/documents for that column.

Note: you can also change your locale option (ex: locale=fr_FR.utf8). Execute locale -a in a terminal to know which ones are supported on your system.

Save and close the file. You will now need to create the mount point for each NTFS partition before you can actually mount them:sudo mkdir -p /media/
Now remount each partition withsudo umount

sudo mount -a

If you have a problem
If you want to revert to your previous configuration, run:sudo mv /etc/fstab.orig /etc/fstab
sudo umount /media/

Install Cacti on FreeBSD 6.0

Posted by azepdyze On April - 30 - 2009ADD COMMENTS

Cacti menyediakan template grafis yang canggih, metode menyusun beragam data, dan fitur manajemen user. Semua ini dikemas secara praktis, interfais yang mudah dipergunakan, baik untuk kelas instalasi berukuran-LAN hingga ke jaringan secara kompleks dengan ratusan divais.

Untuk lebih jelas nya bisa melihat di http://www.cacti.net

Disini penulis menggunakan FreeBSD 6.0-RELEASE. Persiapan juga beberapa paket minimum yang diperlukan untuk instalasi cacti (diambil via ports cactinya):
#/usr/ports/databases/mysql50-server
#make install clean
#/usr/ports/net-mgmt/net-snmp4
#make install clean
#/usr/ports/net/rrdtool
#make install clean
#/usr/ports/www/apache2
#make install clean
#/usr/ports/lang/php4
#make install clean
#/usr/ports/lang/php4-extensions
#make install clean
#/usr/ports/net/cacti
#make install clean

Salin file instalasi cacti ke /usr/local/www/data-dist/cacti. Sekarang beranjak ke settingan aplikasi cacti:
# cd /usr/local/www/data-dist/cacti

Kemudian lakukan setting pada mysql:
# mysqladmin -u root -p create cacti
# mysql -u root -p cacti < cacti.sql

Buat juga user cactiuser dalam database mysql
# mysql -u root -p mysql
mysql> GRANT ALL ON cacti.* TO cactiuser@localhost IDENTIFIED BY ‘cacti’;
mysql> flush privileges;
mysql> exit
Edit include/config.php dan include/db-settings.php sesuaikan dengan setting dari mysql Anda. Pada artikel kali ini settingan nya adalah:
$database_default = “cacti”;
$database_hostname = “localhost”;
$database_username = “cactiuser”;
$database_password = “cacti”;

Setting perijinan dari direktori rra dan log (user bernama cacti telah dibuat pada saat proses ports()
# chown -R cacti rra/ log/

Lalu jalankan perintah crontab -e
*/5 * * * * /usr/local/bin/php /usr/local/www/data-dist/cacti/poller.php > /dev/null 2>&1

Setelah itu coba mengakses dari web browser anda ke alamat server http://serveranda/cacti/ Login sebagai admin dan password admin.

——— Selamat mencoba ———-

Welcome to site azepdyze.web.id

Posted by azepdyze On April - 30 - 20091 COMMENT

Alhamdulillah puji syukur kepada Alloh SWT karenanya saya sudah membuat web sendiri…

mudah-mudah an web ini menjadi contoh untuk semua kalangan IT…amiin

    • Categories

    • Tag Categories

    • Ngisi pulsa dapet bonus temukan jawabannya disini..

      Banner

      Increase Page Rank

    Popular Posts

    Recent Comments