
Archive for the ‘Uncategorized’ Category
Peritah paling sering digunakan dalam linux
perintah apa saja yang sering digunakan sehingga
tidak banyak menghabiskan banyak waktu untuk memperlajari semua perintah
yang ada pada referensi anda. Berikut perintah-perintah yang sering
digunakan:
Manampikan file dan direktori
>ls
Dimana
saya sekarang
>pwd
Siapa saya?
>whoami
Saya
adalah a, bagaimana saya mengubah diri menjadi user b
>su b
password : ******
Mematikan komputer
>poweroff
Merestart komputer
>reboot
Membuat file
>touch nama_file
===
catatan :
touch sebenarnya
perintah untuk mengubah properties waktu pada sebuah file, namuan jika
anda melakukan touch sedangkan file yang d-touchkan tidak ada maka
touch akan membuat file
Menghapus file
>rm -f nama_file
Menghapus direktori
>rm -rf nama_direktori
Meliaht
perintah yang pernah dilakukan
>history
Mengpus history
>history -c
Logout
>exit atau logout atau tekan
Ctrl+d
Masuk kesebuah direktori (lihat dimana saya sekarang)
> cd /nama/direktori
Melihat service (layanan) apa saja
yang dijalankan saat boot
>chkcofig –list |grep ‘:on’
Menjalankan service
>service nama_layanan kondisi
nama
layanan misalnya httpd,mysql,smb,sound,network dlll
kondisi : start
,stop,status,reload,dll
Melihat proses
>top
-keluar
dari top dengan menekn tombol q
Melihat kapasitas hardisk (yang
termount)
>df -a
Melihat sebuah file (lihat Manampikan file
dan direktori)
>cat nama_file
Melihat tanggal
>date
Melihat kalender
>cal
Mengekstart file .zip
>unzip namafile.zip
Melihat ukuran file
>du
nama_file atau du nama_direktori
Memindahkan file
>mv
nama_file /ke/tempat/yang/baru
Mengkopi file
>cp nama_file
/ke/tempat/yang/baru
Membuat direktori
>mkdir
nama_direktori
Melakuakan perintah dengan antrian
>ls;pwd;whoami;dan_peritnah_lain
Matikan komputer dua menit
lagi
>shutdown -h 2
Sudah berpa lama komputer saya hidup
>uptime
Mengakses floppy/disket
>mount /dev/fd0
/mnt/floppy
dan lihat isi disket anda pada direktori /mnt/floppy
Mengakses cdrom
>mount /dev/cdrom /mnt/cdrom
dan lihat
isi cd anda pada direktori /mnt/cdrom
Mengeluarkan pintu cdrom
>eject
Memasukan pintu cdrom yang terbukan
>eject -t
Ko’ ada yg tulis perintah tetapi ada yang pake – (min)
>Min
disini adalah opsi, artinya perintah tersebut punya fasilitas lainnya
untuk melihat opsi dari perintah gunakan:
>perintah –help
misalnya :
>eject –help
Melihat struktur direktori
>tree (jika tidak ada, install paket tree dari cd distro anda)
Memformat disket
>mformat a:
+Install paket mtools jika
perintah mformat tidak ada
+jangan heran kalo memformatnya cepat
+jika tidak diizinkan, lakukanlah perintah tersebut sebagai root
(baca:Saya adalah A, bagaimana saya mengubah diri menjadi user B)
Pulang kerumahku
>cd
+cd tersebut tanpa opsi
Melakukan perulangan thd perintah tertentu dengan delay waktu
>watch -n waktu_dlm_detik perintah
+contoh :
>watch -n 1
uptime
Saya peke kernel berapa ?
>uname -r
Membut
link file atau direktori
>ln -s /direktori/asal /direktori/tujuan/
contoh :
>ln -s /home /tmp/gue_linux
+sekarang anda bisa
lihat didalam direktori /tmp ada direktori gue_linux,
direktori
tersebut sebenarnya alias dari /home
Mendengarkan mp3
>mpg123 file.mp3
+anda harus mengintall paket mpg123 untuk
menjalankan perintah tersebut
Menjalankan perintah secara
background
>perintah&
Mencari sebuah file
>find|grep nama_yg_dicari
contoh > find|grep data_kemarin
Membuka file .tar.gz
>tar -xvzf file.tar.gz
Siap
saja yang sedang login
>users
Mengunci keyboard
>vlock -a
+Install paket vlock jika vlock belum ada
Melihat IP aktif
>/sbin/ifconfig
ping
>ping
nama_host atau ip
Melihat struktur proses
>pstree
Mengubah password,contoh :
vx11a~vx11a$ passwd
Changing
password for user vx11a.
FreeBSD Kernel Upgrade Release ke Stable
Tadi malem akhirnya maen-maen lagi ama FreeBSD 6.2 , Setelah sempat bingung mau ngapain dengan FreeBSD akhirnya iseng-iseng mau klo upgrade kernelnya yang dari Release ke Versi Stable-nya.
Oke langsung aja mumpung masih pagi and seger ingatannya nech
Tapi sebelum meng-upgrade kernel ke versi stable, portsnap dan cvsup wajib di install dulu dech… buat ngambil package-package kernelnya dari CVSUP Server FreeBSD.
Yups, jadinya bener banget untuk meng-upgrade kenel ini dibutuhkan koneksi internet yang lumayan lah… asal jangan koneksi dial up bisa lumutan ntar ngunggunya ![]()
Installasi CVSUP :
# whereis cvsup-without-gui
cvsup-without-gui: /usr/ports/net/cvsup-without-gui
# cd /usr/ports/net/cvsup-without-gui/
# make install clean
Tunggu sampe selesai installasinya… lumayan lama seh tergantung koneksi internet yang dipake tentunya ![]()
Jika udah selesai update ports-nya dan juga stable ports-nya tapi sebelumnya copy dulu file ports-supfile dan stable-supfile ke directory /etc dengan menjalankan perintah :
#rehash
#cp /usr/share/examples/cvsup/ports-supfile /etc/
#cp /usr/share/examples/cvsup/stable-supfile /etc/
Edit ke-2 file CVSUP yang tadi dicopykan ke directory /etc dengan memasukan konfigurasi server cvsup yang terdekat dan tercepat, disini kebetulan menggunakan cvsup singapur (cvsup.sg.freebsd.org) :
# ee /etc/ports-supfile
# ee /etc/stable-supfile
pada bagian -
*default host=CHANGE_THIS.FreeBSD.org
silahkan ganti dengan CVSUP server yang mau digunakan ! saya memberi rekomendai untuk menggunakan beberapa cvsup server yang saya tahu, silahkan pilih salah satunya :
- cvsup.sg.FreeBSD.org
- cvsup.id.FreeBSD.org
- cvsup.jp.FreeBSD.org
disini saya menggunakan cvsup server miliknya singapur (cvsup.sg.FreeBSD.org) karena dari ISP yang saya gunakan lebih dekat dan cepat menggunakan cvsup server ini.
jadi setelah di edit akan tampak seperti
*default host=cvsup.sg.FreeBSD.org
sekarang silahkan save dan keluar dari editor dengan menekan [Esc] dan [Enter] dua kali.
Jika ke-2 file sudah di edit selanjutnya tinggal menjalankan update ports-nya :
#cd etc
#cvsup -g -L 2 ports-supfile && cvsup -g -L 2 stable-supfile
Silahkan menunggu lagi… coz ini memakan waktu yang lama … ![]()
Jika selesai dikonfigurasi selanjutnya tinggal di upgrade :
#cd /usr/src
# make buildworld
# make buildkernel KERNCONF=ROUTER
# make installkernel KERNCONF= ROUTER
# make installworld
# reboot
*ROUTER adalah nama kernel yang telah saya konfigurasi dan akan saya upgrade ke stable. Tapi jika Anda tidak ingin melakukan konfigurasi dengan kernel anda dan hanya ingin men-upgradenya ke stable saja dapat melakukannya dengan perintah :
#cd /usr/src
#make buildworld && make buildkernel
#make installkernel && reboot
Sekarang silahkan lihat apakah kernelnya udah beribah ! gunakan perintah uname -a
Manual Mount NTFS to Linux Ubuntu
your partition [ /media/ ntfs-3g defaults,locale=en_US.utf8 0 0 ]
NOTE: If it displays your NTFS partition with a UUID, you can check the relevant device location by running one of the following commands. It is OK (and even advisable) to keep the UUID setup if that is what already exists.sudo blkid
ls -l /dev/disk/by-uuid/
Replace with the name of the partition you identified earlier. Replace with the location you would like the partition to be mounted at, so you have something like /media/windows or /media/documents for that column.
Note: you can also change your locale option (ex: locale=fr_FR.utf8). Execute locale -a in a terminal to know which ones are supported on your system.
Save and close the file. You will now need to create the mount point for each NTFS partition before you can actually mount them:sudo mkdir -p /media/
Now remount each partition withsudo umount
sudo mount -a
If you have a problem
If you want to revert to your previous configuration, run:sudo mv /etc/fstab.orig /etc/fstab
sudo umount /media/
Install Cacti on FreeBSD 6.0
Cacti menyediakan template grafis yang canggih, metode menyusun beragam data, dan fitur manajemen user. Semua ini dikemas secara praktis, interfais yang mudah dipergunakan, baik untuk kelas instalasi berukuran-LAN hingga ke jaringan secara kompleks dengan ratusan divais.
Untuk lebih jelas nya bisa melihat di http://www.cacti.net
Disini penulis menggunakan FreeBSD 6.0-RELEASE. Persiapan juga beberapa paket minimum yang diperlukan untuk instalasi cacti (diambil via ports cactinya):
#/usr/ports/databases/mysql50-server
#make install clean
#/usr/ports/net-mgmt/net-snmp4
#make install clean
#/usr/ports/net/rrdtool
#make install clean
#/usr/ports/www/apache2
#make install clean
#/usr/ports/lang/php4
#make install clean
#/usr/ports/lang/php4-extensions
#make install clean
#/usr/ports/net/cacti
#make install clean
Salin file instalasi cacti ke /usr/local/www/data-dist/cacti. Sekarang beranjak ke settingan aplikasi cacti:
# cd /usr/local/www/data-dist/cacti
Kemudian lakukan setting pada mysql:
# mysqladmin -u root -p create cacti
# mysql -u root -p cacti < cacti.sql
Buat juga user cactiuser dalam database mysql
# mysql -u root -p mysql
mysql> GRANT ALL ON cacti.* TO cactiuser@localhost IDENTIFIED BY ‘cacti’;
mysql> flush privileges;
mysql> exit
Edit include/config.php dan include/db-settings.php sesuaikan dengan setting dari mysql Anda. Pada artikel kali ini settingan nya adalah:
$database_default = “cacti”;
$database_hostname = “localhost”;
$database_username = “cactiuser”;
$database_password = “cacti”;
Setting perijinan dari direktori rra dan log (user bernama cacti telah dibuat pada saat proses ports()
# chown -R cacti rra/ log/
Lalu jalankan perintah crontab -e
*/5 * * * * /usr/local/bin/php /usr/local/www/data-dist/cacti/poller.php > /dev/null 2>&1
Setelah itu coba mengakses dari web browser anda ke alamat server http://serveranda/cacti/ Login sebagai admin dan password admin.
——— Selamat mencoba ———-
Welcome to site azepdyze.web.id
Alhamdulillah puji syukur kepada Alloh SWT karenanya saya sudah membuat web sendiri…
mudah-mudah an web ini menjadi contoh untuk semua kalangan IT…amiin







